![]() |
| Total Productive Maintenance (TPM): Cara Mencegah Mesin Rusak Mendadak |
Pahami konsep Total Productive Maintenance (TPM) dan cara mengukur efektivitas mesin menggunakan perhitungan OEE (Overall Equipment Effectiveness).
Kerusakan mesin (breakdown) di tengah proses produksi adalah mimpi buruk. Total Productive Maintenance (TPM) adalah sistem perawatan preventif yang melibatkan seluruh karyawan, bukan hanya tim teknisi (maintenance).
Pilar Utama TPM
TPM mengubah paradigma dari "Saya mengoperasikan, kamu memperbaiki" menjadi "Kita semua bertanggung jawab atas mesin ini". Pilar utamanya meliputi:
Autonomous Maintenance (Jishu Hozen): Operator mesin dilatih melakukan perawatan dasar seperti pembersihan dan pelumasan.
Planned Maintenance: Penjadwalan servis berkala sebelum komponen rusak.
Focused Improvement (Kobetsu Kaizen): Pembentukan tim kecil untuk menyelesaikan masalah mesin yang spesifik.
Mengukur Keberhasilan TPM
Keberhasilan TPM diukur menggunakan parameter OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang memperhitungkan Availability, Performance, dan Quality. Semakin tinggi persentase OEE, semakin sehat lini produksi Anda.
